FIlm Semi Jepang, Aplikasi Nonton Bokeh

Film film semi Jepang sering menjadi referensi bagi penonton saat mencari film romantis.

film semi Jepang , Bukan hanya karena para pemainnya profesional, tetapi sebagian besar jalan ceritanya menarik dan tidak kalah dengan film-film Hollywood.

Jadi, apa saja film semi Jepang yang bagus untuk ditonton bersamanya? Lihat saja beberapa di bawah ini, lakukanlah!

Film ini merupakan adaptasi dari sebuah novel berjudul L-DK karya Ayu Watanabe. Mengangkat kisah romantis sepasang anak remaja bernama Aoi Nishimori (Mone Kamishiraishi) dan Shusei Kugayama (Yosuke Sugino).

Otoko no Isshou (A Man’s Lifetime)

Film ini dibintangi oleh dua bintang film Jepang populer, Eikurana Nana dan Toyokawa Etsushi. Otoko no Isshou sendiri berkisah tentang seorang perempuan muda bernama Tsumugi (Eikura Nana) yang jenuh dengan kehidupan kota dan pindah ke desa tempat tinggal neneknya.

Film yang sempat masuk dalam nominasi Oscar untuk Best Foreign Film ini diadaptasi dari novel laris karya Haruki Murakami yang kemudian diangkat ke layar lebar oleh Tran Anh Hung.

Film ini berkisah tentang hubungan sepasang kekasih, Tore Watanabe (Kenichi Matsuyama) dan Midori (Rinko Kikuchi) yang diliputi kebimbangan.

Tokyo Decadence

Fifty Shades of Grey mungkin adalah salah satu film berbau sadomasokis yang terpopuler, namun aksi sadomasokis di film Tokyo Decadence bisa dibilang jauh lebih ekstrem.

Ya, Tokyo Decadence berkisah tentang seorang mahasiswi yang polos dan lugu bernama Ai (Miho Nikaido). Ia kemudian terjebak dalam kondisi yang kemudian membuatnya menjadi seorang pekerja seks.

Sexy Battle Girls

Film yang tayang pada 1986 ini mengangkat kisah tentang aksi bejat seorang kepala sekolah di sebuah sekolah SMA yang ternyata menjual murid-murid perempuannya untuk melayani politisi daerah.

Aksi ini kemudian diketahui oleh seorang anak murid perempuan yang baru pindah ke sekolah tersebut, Mirai (Kyoko Hashimoto).

The Glamorous Life of Sachiko Hanai

Berbeda dengan film semi yang biasanya memiliki kesan gelap, The Glamorous Life of Sachiko Hanai justru menawarkan nuansa cerah dan alur yang membuat penontonnya bersemangat.

Film ini berkisah tentang seorang soap girl (perempuan pekerja seks) bernama Sachiko yang secara tidak sengaja melihat transaksi gelap yang dilakukan geng Yakuza.

Ambiguous

Ambiguous adalah salah satu film semi Jepang yang sempat terlibat kontroversi karena tema utama yang diangkatnya, bunuh diri massal. Ya, film ini berkisah tentang lima anak muda yang bertemu secara daring dan akhirnya memutuskan untuk bunuh diri bersama.

Wife to be Sacrified

Wife to be Sacrified adalah sebuah film soft core Jepang yang disutradarai oleh Masaru Konuma.

Wife to be Sacrified

Wife to be Sacrified adalah sebuah film soft core Jepang yang disutradarai oleh Masaru Konuma.

A snake of June

Film karya sutradara Shinya Tsumakamoto ini disebut-sebut sebagai salah satu film Jepang yang memuat adegan erotis terbanyak dalam sejarah.

A snake of June sendiri berkisah tentang Rinko Tatsumi (Akasuka Kurosawa) yang bekerja sebagai konselor untuk panggilan percobaan bunuh diri di wilayah Tokyo.

Tampopo

Film semi Jepang yang satu ini bisa jadi adalah satu film semi dengan alur cerita paling menarik, Bela.Tampopo mengangkat genre komedi yang mengisahkan tentang Tampopo, seorang janda yang memiliki sebuah kedai mi. Salah satu adegan erotis yang ada pada film ini adalah ketika ada sepasang kekasih yang mengeksplorasi berbagai adegan erotis sambil menyantap makanan.

About Admin Rambeh

Check Also

Pengen Nonton Film Semi Yang Bagus Cobalah Trik Ini!

Sebagian pengguna internet menyukai film semi untuk menemani hari senggangnya. Atau kadang-kadang memang membutuhkan untuk …